Untukmu yang Pernah Diremehkan, Tenang! Kamu Tak Akan Pernah Sendirian

Kami masuk akal belum telah merasakan, bagaimana sakitnya diinjak-injak oleh teman sendiri. Bagaimana hinanya dipermalukan depan ramai orang. Dan bagaimana ingin menjeritnya kamu, ketika tertindas namun orang lain hanya melihatmu dengan tatapan tak peduli. Padahal hatimu berteriak “bantu aku”.

Kami merasakan, meski kami hanya melihatmu lewat dunia maya.

Untukmu yang masih terpuruk karena telah dibully. Mulai sekarang angkat kepalamu, tegakkan badanmu, tajamkan pandanganmu dan yakinkan tekadmu. Bahwa kamu kuat, karena terdapat kami yang akan menggenggammu erat. Kamu nggak sendiri, karena terdapat kami yang siap merangkulmu dengan peduli. Kamu nggak perlu takut karena mereka keroyokan, karena kami akan bersamamu untuk menyatukan.

Karena kami tahu, kamu berhak berjalan tanpa harus menunduk ketakutan. Kamu berhak pergi kemanapun kamu mau, tanpa perlu takut dihadang. Kamu berhak tersenyum bebas, selama bukan senyum-senyum sendiri hehe. Kamu berhak berbicara semaumu, selama itu nggak menyakiti. Dan kamu berhak bahagia dengan caramu sendiri, karena kamu hidup di dunia ini bukan untuk dibully melainkan untuk mencari jati diri.

Untukmu yang masih dibully, bukalah suara hatimu. Dapat melalui tulisan seperti ini, dapat melalui orang terpercaya ataupun pada sang Pencipta. Untuk sementara kamu boleh menangis sepuasnya, merenungi sejernih-jernihnya dan marah sepuas-puasnya. Selama marahmu nggak menyakiti dirimu sendiri maupun orang lain.

Terdapat kami, yang siap mendengarmu dengan seksama. Karena kami ingin pembullyan cukup sampai kamu saja. Kami siap membelamu, selama mereka yang membullymu masih berwujud manusia. Kami bukan ingin berperang melainkan ingin menyelamatkan seseorang. Pembully itu nggak pantas diperangi, karena mereka beraninya keroyokan dan hanya berani kepada sesuatu yang lemah. Sungguh pembully itu sok kuat padahal dirinya pengecut. Sungguh pembully itu sebenarnya ketakutan karena beraninya keroyokan. Sungguh membully itu nggak terdapat kerjaan, karena hanya memerangi kelemahan. Dan sungguh membully itu sama sekali nggak terdapat faedahnya, karenanya ramai yang mengakhiri nyawanya.

Sekali lagi untukmu yang sekarang masih dibully. Bukalah matamu, lawan arahmu, luruskan langkahmu dan larilah pada kami yang siap menyambutmu.

Peluklah kami tanpa ragu, kami akan menghilangkan lukamu. Genggamlah kami erat, kami akan membuatmu kuat.
Menangislah semaumu, kami akan mengusap air matamu. Dan tersenyumlah untuk dunia, karena kami rindu senyummu begitupun dunia.

Dan untukmu yang telah atau sedang membully, mereka itu berhak tersenyum dan bahagia. Mereka sama sekali tak mengganggumu dan tak memiliki salah padamu. Lantas mengapa kamu paling membencinya, hingga ingin menyingkirkannya? Apa yang kamu dapatkan dari membully ? Kemenangan? Kekuasaan? Keunggulan? Atau kepuasan? Bukankah saatnya lebih penting meraih prestasi daripada membully ? Kita memiliki hak yang sama adalah kebebasan. Jadi aku mohon untukmu, berhentilah membully.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini ialah kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya ialah tanggung jawab pengirim.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close