Panduan Pendakian ke Ranu Kumbolo untuk Pemula, Salah Satu Danau Terindah di Indonesia!

[ad_1]

Buat pendaki pemula atau pendaki cewek, Gunung Semeru adalah gunung yang cukup berbahaya untuk didaki. Memang sih, kalau kamu masih pemula dan nggak pernah naik gunung, mendaki puncak Mahameru adalah perkara yang tidaklah gampang. Trek ke puncak yang berpasir, cuaca yang begitu dingin, sampai banyaknya korban jiwa yang telah meninggal di sana membuat nyali untuk mendaki Gunung Semeru makin menciut. Apalagi pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, telah menghimbau kepada semua pendaki bahwa pendakian terakhir sampai Kalimati alias tidak boleh ke puncak.

Akan tetapi, kamu bisa-bisa saja mendaki Gunung Semeru meskipun kamu pemula. Tapi tidak usah ke puncak, ke Ranu Kumbolo saja sudah cukup. Danau yang berada di ketinggian 2.389 mdpl ini sangatlah indah dan jadi ikon Gunung Semeru yang paling populer. Nah, kali ini Hipwee Travel akan memberimu panduan untuk mendaki Ranu Kumbolo. Yuk simak aja ya!

Pertama, kamu harus menyiapkan beberapa hal sebelum pendakian, seperti booking online dan kendaraan untuk menuju Semeru

naik jeep sembari bikin video via www.instagram.com

Untuk mendaki ke Semeru, kamu harus mendaftar online di situs Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Agak ribet sih, tapi kamu harus pesan dari situs tersebut. Ada beberapa hal yang mesti kamu siapkan, seperti identitas diri, form pendaftaran yang sudah diunduh, dan juga surat keterangan sehat. Selanjutnya kamu bisa berangkat dari Malang atau Lumajang. Jika dari Malang, kamu harus naik Jeep dari Tumpang ke Ranu Pani. Nah, di Jeep ini kamu akan berdiri selama 2 jam. Seru sih, apalagi pemandangannya oke punya.

Di Ranu Pani, kamu mesti registrasi ulang dan meninggalkan identitas kamu sebagai jaminan. Nantinya kamu harus pulang membawa sampah untuk menukarnya dengan identitas yang sudah kamu berikan. Setelah mendaftar, kamu akan mendapat briefing dari relawan agar bisa mendaki dengan baik dan benar.

Perjalanan untuk mencapai Ranu Kumbolo membutuhkan waktu kurang lebih 4-5 jam tergantung kecepatan langkah kakimu. Treknya masih dalam kategori mudah dan sedang kok

ranu kumbolo via www.instagram.com

Pendakian dimulai dari Ranu Pani menuju ke Pos 1. Jalurnya cukup landai dan datar, hanya di awal saja cukup menanjak. Treknya teduh dan mudah dilewati. Setelah itu Pos 1 ke Pos 2 relatif dekat, jalurnya pun masih cukup landai, mirip dengan jalur ke Pos 1 tadi. Nah, dari Pos 2 ke Pos 3 ada jalur naik dan turun namun tidak terlalu curam hanya saja jaraknya cukup panjang. Dari Pos 3 ke Pos 4 jalur menanjak dan curam di awalnya, akan tetapi selanjutnya landai dan bahkan menurun karena sudah dekat dengan Danau Ranu Kumbolo. Dari Pos 4 ke danau jalurnya turun terus. Total 4 jam perjalanan jika lancar.

Dari pagi hari sampai siang, kamu bisa memotret berbagai sudut Ranu Kumbolo yang sangat indah. Jangan cuma di depan danau, di tepian danau juga oke kok

pose di ranu kumbolo via www.instagram.com

Ketika sampai di Ranu Kumbolo sore atau malam, kamu mungkin merasa sangat capek dan ingin santai-santai aja sambil ngopi. Mending sih foto-fotonya besok pagi saja, kecuali malam itu langit cerah. Kamu bisa memotret Milky Ways jika bintang bertaburan di langit.

Keesokan pagi, bangunlah pagi-pagi untuk menyesapi nikmatnya kopi atau susu di tepian Ranu Kumbolo nan indah. Kamu bisa berfoto-foto ria di depan danau atau tepian danau yang terdapat batang pohon yang instagramable di sana. Cuplikan surga di dunia ya di Ranu Kumbolo. Cantik banget danau seluas 24 hektar ini.

Jangan lewatkan Tanjakan Cinta dan Oro Oro Ombo. Datanglah ke sana ketika matahari mulai sedikit naik

oro oro ombo via www.instagram.com

Jelang siang, naiklah ke tanjakan cinta di mana ada mitos nggak boleh menoleh ke belakang agar segera dapat jodoh. Dari tanjakan cinta kamu akan sampai di titik di mana kamu bisa menyaksikan Oro Oro Ombo yakni hamparan bunga verbena yang luas di depan mata. Keren banget deh kalau foto-foto di sana. Puncak Mahameru juga bisa kamu saksikan dari sana.

Kalau sudah siang, segera kamu balik ke Ranu Pani agar tidak kemalaman sampai Malang. Jangan lupa janjian sama supir Jeep yang akan membawamu pulang

jangan lupa pulang via www.instagram.com

Sebelum tengah hari, sebaiknya kamu segera pulang turun. Jika kamu kesorean nantinya sampai kota Malang pun kemalaman. Untuk itu, lebih baik kamu turun dengan cepat dan nggak banyak foto-foto di jalan. Hehehe. Perjalanan turun 3-4 jam, sementara naik Jeep dari Ranu Pani ke Tumpang cuma satu jam saja.

Nah, gimana Gaes, jadi pengen ‘kan mendaki Semeru versi sederhana? Hehe. Cukup ke Ranu Kumbolo saja, lebih aman, nyaman, pemandangan indah, dan waktunya lebih singkat. Cukup 2 hari 1 malam saja kok. Yuk kita mendaki Ranu Kumbolo!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



[ad_2]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close