Nggak Semua Makanan Harus Dicuci Sebelum Dimasak. 7 Bahan ini Harusnya Malah Nggak Boleh Dicuci

Pernah jadi kebiasaan kita buat mencuci semua bahan makanan sebelum dimasak. Alasannya sih biar bersih dan lebih aman dimakan. Bahkan terdapat yang sampai harus berkali-kali dicuci. Beberapa bahan makanan benar benar pasti dibersihkan dengan cara dicuci karena mengandung bakteri dan kotoran yang bahaya kalau sampai termakan. Contohnya kayak beras, sayur dan buah (terutama yang kulitnya dapat dimakan), dan kerang.

Tapi tahu tidak sih, ternyata terdapat juga lho bahan makanan yang malah tidak boleh dicuci. Selama ini kita justru hampir tidak sudah absen mencuci makanan-makanan ini. Wah, kira-kira kenapa ya alasannya? Dan apa aja bahan-bahan itu? Yuk, simak ulasan Hipwee Information & Function kali ini, biar kebiasaan salah ini tidak terulang lagi.

1. Daging-dagingan jadi salah satu bahan makanan yang bagi sebagian besar orang pasti dicuci. Tapi ternyata kita salah guys

Daging merah by the use of www.hipwee.com

Setiap kali kita beli daging sapi atau kambing, tentu selalu dicuci dulu sebelum dimasak. Padahal sebenarnya, dalam daging merah berlimpah terkandung bakteri yang dapat tersebar di tempat cucian dapur kita lho. Bakteri ini dapat tersebar lewat cipratan atau tetesan air sehabis mencucinya. Mencuci daging katanya juga dapat bikin teksturnya jadi lembab, jadi mengurangi cita rasa keadaan dimasak. Eric Sieden, direktur nutrisi dan pelayanan makanan di New York, dikutip The Jakarta Submit, menyarankan sebelum masak daging kita cuma perlu menepuk-nepuknya dengan handuk kertas buat menyerap kelembapannya.

2. Produk ikan-ikanan juga tidak perlu dicuci lho. Langsung masak aja sebenarnya udah aman kok

Produk ikan-ikanan by the use of www.hipwee.com

Sama kayak daging-dagingan, tiap kali mau masak ikan, kamu ternyata tidak perlu mencucinya, apalagi sampai amat dicuci berkali-kali. Soalnya ya itu tadi, bakterinya malah dapat nyebar kemana-mana. Ya tidak jelas mata sih benar benar, tapi kalau udah masuk ke tubuh dapat bahaya dan justru menimbulkan penyakit. Memasaknya langsung, menurut ahli nutrisi, yaitu cara terbaik menghilangkan bakteri-bakteri pada ikan.

three. Begitupun dengan bahan makanan dari unggas, misalnya daging kalkun. Memasaknya dengan temperatur tinggi dapat bantu menghilangkan bakterinya kok

Produk unggas by the use of www.hipwee.com

Daging ayam, kalkun, atau bebek, tentu tidak sudah absen dari kucuran air sebelum kita mengolahnya. Tapi kayak yang udah dijelasin di atas, daging-daging unggas ini mengandung bakteri salmonella dan campylobacter yang kalau kita cuci malah dapat mengontaminasi dapur kita. Dari cipratan airnya misal, malah dapat nyebar ke alat-alat dapur dekat cucian piring atau tempat kita mencuci. Kalau alat itu dipakai buat santap, bakterinya dapat masuk ke tubuh lewat mulut. Cara buat menghilangkan bakteri tersebut yaitu dengan memasaknya di temperatur tinggi.

four. Buat kamu yang suka olahan jamur, kamu sebenarnya tidak perlu mencuci dulu sebelum memasaknya kok guys

Jamur-jamuran by the use of www.hipwee.com

Jamur memiliki daya serap yang cukup tinggi. Mencuci jamur sebelum mengolahnya bakal membuat jamur lembab sehingga rasa dan tekstur renyahnya dapat berkurang. Apalagi kalau kamu memiliki kebiasaan merendam jamur, atau mencucinya sesaat sebelum menyimpannya di kulkas dalam keadaan yang lama. Kelembaban pada jamur justru akan mempercepat pembusukannya. Wah, sayang banget kalau udah beli banyak-banyak tapi malah cepat busuk…

five. Mungkin berlimpah di antara kalian yang suka banget beli salad kemasan. Sebelum santap, kamu ternyata tidak perlu mencucinya kok. Langsung makan aja~

Salad kemasan by the use of www.hipwee.com

Di beberapa grocery store besar, biasanya terdapat salad kemasan yang dapat langsung dimakan. Produk-produk yang di bungkusnya tertera tulisan “siap santap” biasanya pernah melalui proses pencucian yang tidak perlu diragukan lagi. Tapi ternyata masih berlimpah merasa harus mencucinya dulu sebelum dikonsumsi. Kalau tidak gitu rasanya tidak lega. Padahal dengan mencucinya kamu malah dapat ‘menularkan’ bakteri yang terdapat di dapurmu pada sayuran siap konsumsi itu lho.

6. Beberapa orang mungkin merasa telur perlu dicuci dulu sebelum diolah. Padahal kalau telur dihasilkan dari pabrik terpercaya biasanya malah udah bersih

Mencuci telur by the use of www.hipwee.com

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) sebenarnya tidak merekomendasikan telur-telur dalam kemasan untuk dicuci sebelum dimasak. Soalnya telur-telur ini sebetulnya pernah melalui proses pencucian di pabrik. Biasanya telur juga dilapisi dengan minyak mineral agar cangkang lebih terlindungi. Mencuci telur-telur ini malah dapat menghilangkan lapisan minyak tersebut.

7. Saking khawatirnya, sebagian orang bahkan sampai mengguyur pasta dengan air sebelum merebusnya. Hmm.. kamu tidak perlu melakukannya lho ya

Mencuci pasta by the use of www.hipwee.com

Kamu tahu tidak, di lapisan luar pasta itu terkandung pati atau zat tepung yang sebenarnya dapat jadi sumber energi bagi tubuh manusia. Mencuci pasta sebelum merebusnya, dikhawatirkan malah akan mengurangi zat tersebut. Pasta yang harusnya mengandung nilai gizi, dapat jadi unnecessary. Lagipula, pati ini berfungsi banget buat merekatkan saus pasta yang bikin rasa masakanmu jauh lebih nikmat.

Wah, ternyata tidak semua makanan yang dicuci itu apik ya. Meski baru tahu sekarang, setidaknya kamu jadi dapat menghindari kesalahan yang sama di selanjutnya hari, ‘kan?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close