Kepadamu yang Masih dalam Fase Menangis Berkali-kali, Tak Apa, Esok Harimu akan Cerah Kembali!

Featured Image

Setiap orang punya cara sendiri dalam bahagia dan kecewa. Namun, semua orang selalu punya urutan fase hidup yang sama, menawan sedih maupun bahagia. Dan, seringnya, bahagia dirasakan ketika kita pernah berdamai dengan kesedihan.

Kamu yang sedang mengalami patah hati wajib selalu mengutuk sosok yang memberimu rasa sakit yang teramat di hatimu. Mengatainya bajingan, tak berperasaan, tak tahu diri, kejam, dan cemoohan lain selalu kaurasa pantas untuk diujarkan. Kamu yang sedang dikecewakan oleh sesuatu, rasanya diri sendiri tak punya arti di hadapan yang lain. Mempertanyakan ‘”kenapa aku mendapat masa susah seperti ini” juga kerap terlontar meski dalam doa. Kamu yang sedang terjatuh wajib merasa diri sendiri sangat lemah dan tak sanggup berdiri. Merasa iri pada semua hal yang kamu rasa gemilang dibanding milikmu.

Tak apa.

Alasan semua itu sungguh sungguh fasemu dalam melewati kesedihan. Jalani saja sebaik-baiknya kamu dapat.

Menangis yaitu layaknya tertawa saat bahagia. Bedanya, ia terjadi ketika kamu sedih. Nggak masalah untuk dilakukan, alasan itu sungguh sungguh ekspresi alami seorang manusia. Nggak terdapat yang salah. Sama sekali. Sungguh.

Jadi, untukmu yang masih dalam fase menangis berkali-kali, jalani harimu dengan cara terbaik. Nggak masalah jika ingin menghabiskan keadaan bersama teman agar lupa akan masalah. Nggak masalah untuk terus santap makanan manis untuk menolong meningkatkan mood-mu. Tak apa untuk mengurung diri di kamar seharian. Pun nggak perlu ragu untuk mengatai dunia ini nggak adil. Jika sungguh sungguh itu semua yang bakal membuatmu tenang, lakukanlah sesuka hatimu.

Akan tetapi, yang begitu penting untuk kamu ingat, di luar sana berlimpah sosok yang menunggumu bangkit dan sembuh. Mereka menanti kembali senyum bahagiamu. Kamu harus menyadari hal itu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini adalah kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya adalah tanggung jawab pengirim.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close