Hiburan

Kata Orang, Mengambil Bunga Melati Pengantin Bikin Enteng Jodoh. Benar Nggak Sih?

Selain banyaknya ritual atau prosesi yang dijalani, ada beberapa mitos yang kerap terdengar dalam pernikahan adat Jawa. Salah satu yang ramai dipercaya adalah mitos agar enteng jodoh. Selain mengambil air bekas siraman calon pengantin, mitos enteng jodoh yang kerap digaungkan adalah mengambil bunga melati pada sanggul pengantin wanita. Tradisi ini ramai diterapkan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Buatmu yang penasaran akan keabsahan dari mitos ini, Hipwee Wedding ceremony rite telah rangkum informasinya di sini.

Hiasan melati dan kantil pada sanggul pengantin wanita nggak hanya digunakan sebagai pemanis semata dalam tradisi pernikahan. Lebih dari itu, penggunaan bunga beraroma semerbak ini juga menyimpan makna

punya makna tertentu by the use of www.youtube.com

Pemakaian melati dalam acara pernikahan nggak bisa terlepas dari makna di balik bunga itu sendiri. Melati dianggap bunga yang melambangkan kesucian, keanggunan, dan ketulusan. Aroma wanginya yang semerbak di dalam bunganya yang kurang melambangkan keindahan dalam kesederhanaan dan kerendahan hati.

Sedangkan kembang kantil memiliki arti menggantung. Dalam bahasa Jawa, kantil atau kemantil-kantil memiliki arti selalu ingat di manapun berada atau tetap punya hubungan yang erat walaupun alamnya telah berbeda. Filosofi inilah yang dipakai mengapa kembang kantil erat kaitannya dengan kelanggengan pernikahan.

Para tetua mengungkapkan bahwa dengan mengambil rangkaian bunga melati atau kuncup bunga kantil milik pengantin wanita, maka akan segera menyusul menikah. Tapi nggak sembarangan

roncean melati pada sanggul pengantin wanita by the use of picbear.online

Meski kebenarannya masih sulit untuk dijelaskan secara logis, mitos mengambil bunga melati pada sanggul pengantin wanita ini masih ramai dipercayai. Para wanita lajang biasanya akan mengambil rangkaian melati atau kuncup kantil pada hiasan rambut mempelai wanita secara diam-diam dan tanpa sepengetahuan siapa pun pada saat resepsi pernikahan sedang berlangsung. Cara ini dipercaya membuat seseorang segera mendapatkan jodoh dan menyusul menikah.

Mufthi Rahardjo, budayawan Solo, membenarkan adanya mitos tersebut, yakni mengambil bagian dari janur, pisang raja, dan juga bunga melati agar enteng jodoh, seperti dilansir dari CNN. Tapi, dijelaskan bahwa saat mengambil melati, harus meminta izin terlebih dahulu. Begitu pun saat mengambil janur atau pisang raja saat proses siraman, tetap harus diikrarkan. Ada waktu-waktu khusus seperti saat rangkaian acaranya telah selesai untuk mengambil rangkaian bunga agar bisa segera menyusul untuk menikah, seperti kata mitos.

Faktanya, pertanda mitos ini seringkali disangkal mengingat sulitnya mengambil rangkaian melati atau kuncup kantil dari sanggul pengantin wanita

praktiknya susah by the use of thebridedept.com

Terlepas dari banyaknya orang yang memercayai mitos ini, nyatanya nggak sedikit juga yang akhirnya menampik kebenarannya. Banyak yang akhirnya gagal mengambil rangkaian melati atau pun kuncup kantil dari sanggul pengantin wanita karena diikat dengan kuat menggunakan benang dalam rangkaian hiasan kepala pengantin.

Meski dilakukan secara diam-diam, mau nggak mau para jomblo harus menggunakan sedikit tenaga agar bunga melati bisa terlepas dengan sempurna. Tindakan ini justru bikin pengantin sadar bahwa ada seseorang yang ingin mengambil hiasan bunganya. Alhasil ramai gagalnya kan?

Selain nggak sopan, mengambil bunga melati pada hiasan kepala pengantin wanita juga bisa merusak dandanan si pengantinnya sendiri. Mending pakai cara yang baik-baik saja deh!

mintalah baik-baik by the use of www.pinterest.co.uk

Banyak pengantin yang sedikit nyaman dengan perlakuan seseorang yang mengambil bunga melati secara paksa dan diam-diam saat di pelaminan. Bagaimana tidak? Tindakan ini otomatis bikin dandanan sanggul jadi nggak oke lantaran rangkaian melatinya yang rontok dan berantakan. Lebih menawan minta izin terlebih dahulu untuk meminta bunga melati atau kantil pada si pengantin, kan? Dalam beberapa kasus, justru pengantin wanitalah yang akan membagikan beberapa kuncup bunga melati kepada para sahabat atau tamu undangan yang mereka kenal.

Namanya juga mitos, nggak ada yang tahu benar atau nggaknya. Terlepas dari kepercayaan yang beredar tentang mengambil bunga melati milik pengantin wanita bikin enteng jodoh, semua orang wajib akan kecipratan cepat nikah juga kok. Soal waktunya semua telah disesuaikan oleh Tuhan, nggak secepat dan semudah kita membalikkan tangan. Kamu yang masih jomblo, tetap semangat memantaskan diri dan jangan lupa untuk selalu berdoa, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close