Jika Boleh Meminta Satu Hal, Semoga Kita Berdua Ditakdirkan Terus Saling Menggenggam

Featured Image

Perkara jodoh masuk akal tak usai terdapat yang tahu, rahasia Sang Pencipta. Jodoh masuk akal sudah digariskan sejak kita tercipta, tapi aku berpendapat wajib terdapat campur tangan manusia. Bukankah wanita yang apik untuk lelaki yang apik dan begitupun sebaliknya. Jika ingin memperoleh jodoh yang apik maka teruslah memperbaiki diri dan jika boleh meminta atau bahkan kecil memaksa, aku ingin berjodoh denganmu, saling memperbaiki diri bagi satu sama lain hingga saling layak untuk berjodoh.

Usai ramai hari yang terlewati denganmu, ramai pertengkaran yang sudah kita atasi dengan kata maaf tanpa gengsi. Pertengkaran yang tercipta karena ego kita yang tak mau saling mengalah atau karena kesalahpahaman yang didiamkan lantas mengakar menjadi pertengakaran besar. Usai berkali – kali keinginan pergi darimu dan menyudahi kisah, tapi denganmu aku menemukan seseorang yang memahamiku tanpa harus aku meminta. Seseorang yang mau menerima apa adanya aku dengan segala kecil lebihku tanpa ramai menuntut. Mungkin aku terkesan men-dikte Tuhan perkara jodoh, aku tahu itu rahasia-Nya, tapi bolehkah aku kecil memaksa jika masuk akal denganmu aku ingin menua bersama. Bolehkah aku kecil memaksa Tuhan jika denganmu aku ingin share cerita hidup ?

Aku ingin kamu yang menenangkanku ketika tangisku pecah tanpa ramai bertanya alasan dibalik tangisku, karena kerap kali aku merasa cukup sesak jika menangis di bawah bantal. Aku ingin kamu yang memelukku erat ketika aku takut merasa gagal karena kecil percaya dengan kemampuanku sendiri. Aku ingin kamu yang membelai lembut rambutku ketika aku terbangun di tengah malam karena mimpi buruk, hingga aku tak perlu lagi menonton movie sampai pagi hanya karena takut bermimpi lagi. Aku ingin kamu yang mengecup keningku di malam hari lantas tersenyum manis ketika pagi hari. Sesederhana itu.

Aku bersyukur Tuhan yang mempertemukan kita di kondisi yang akurat, kondisi dimana kita saling menemukan dan ditemukan, kondisi dimana kita masuk akal butuh satu sama lain untuk saling menyembuhkan luka masa kemudian. Aku bersyukur dipertemukan denganmu yang penyabar untuk aku yang mudah jengkel karena hal-hal sederhana. Aku bersyukur dipertemukan denganmu yang setia untuk aku yang pencemburu karena acap kali aku dikecewakan. Aku bersyukur dipertemukan denganmu yang menjadi penenang untuk aku yang amat mengkhawatirkan ramai hal. Aku mensyukuri keberadaanmu di setiap ceritaku.

Aku berterimakasih padamu untuk tak usai lelah mendengarkan semua keluh kesah ku, semua kisah ku dan segala hal tentangku yang mungkin terkadang justru membuatmu jenuh, tapi dengan sangat aku dapat memastikan jika kelak aku menua, aku sudah menemukan spouse bercerita yang selalu setia menemaniku menikmati secangkir teh di ujung senja.

Perkara jodoh masuk akal tak terdapat yang tahu, mungkin saja nanti kau berubah karena lelah menghadapiku, tapi untuk ketika ini aku yakin denganmu jika kelak berubah aku terima lebih dan kurangmu.

Tak usai terdapat yang tahu masa depan, bahkan aku tak dapat memastikan kejadian five menit ke depan, aku masuk akal amat congkak untuk mengatakan ingin menua denganmu seolah aku dapat membuat kisah hidup versiku. Tapi untuk ketika ini aku yakin denganmu. Aku ingin berjodoh denganmu, semoga semesta meng-amin-i itu, semoga rencana Tuhan sejalan dengan pintaku dan semoga tak usai terdapat yang berubah darimu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini adalah kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya adalah tanggung jawab pengirim.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close