Gagal S2 di Luar Negeri Tak Buat Pria Ini Kecil Hati. Justru dari Sana Ia Bisa Punya Bisnis Sendiri!

Pakaiannya sederhana, menggunakan kaos putih dibalut jaket hitam, dengan paduan celana denims dan sepatu flat footwear. Arup Wikana memasuki memasuki rumah santap lamongan, meskipun masih berstatus mahasiswa, Arup Wikana terbilang sukses dengan penghasilan ratusan juta in line with bulan.

Senyumnya ramah sembari mengulurkan tangan menyapa, tak terlihat tanda-tanda generasi milenial yang top magnificence, Ia duduk di kursi kayu dan memesan nasi ayam bakar beserta secangkir es teh, ia pun bercerita lika-liku kehidupannya hingga menjadi salah satu pengusaha di usia muda.

Cerita hidup saat menempuh S1 di Jurusan Hubungan Internasional

Arup Wikana yang sekarang menjabat sebagai salah satu konsultan di sebuah perusahaan konstruksi terkemuka di Yogyakarta mengatakan bahwa semasa kuliah Ia hanya diberi kocek saku 300 ribu in line with bulan, dengan kocek saku tersebut Ia harus memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti membeli bensin, buku-buku kuliah dan keperluan kuliah lainnya.

Gagal berkuliah di College of Liverpool

Pada tahun 2016, Arup Wikana usai diterima di Program MA Global Members of the family & Safety di College of Liverpool. Akan tetapi karena punya keterbatasan dana, ia pun mengaku nggak dapat membayar pengurusan visa dan dokumen lainnya sehingga batal melanjutkan studi di Liverpool. Tetapi cita-citanya nggak hanya berhenti di situ, Ia memutuskan untuk bekerja apa saja yang penting halal, dan kembali melanjutkan pendidikannya.

Pengalaman yang berharga

Pemilik Gladiss Reptile ini menceritakan bahwa pendapatannya ketika ini nggak didapatkannya dengan mudah. Meski sekarang penghasilannya pernah mencapai ratusan juta, tetapi dulunya ia juga sudah bekerja tanpa digaji.

Saya kerja hampir five bulan tidak digaji, malah awal mau bekerja saya harus bayar 150.000 dengan di imingi-imingi pendapatan besar, akhirnya saya putuskan pindah tempat kerja dan merubah mindset saya, bahwa yang saya cari bukan kocek, tetapi pengalaman,” tegasnya.

Menurut Arup, pengalaman mengajarkan berlimpah hal, dari awalnya malu berkomunikasi dengan orang baru, Ia akhirnya berlimpah belajar, bahwa kunci kesuksesan salah satunya yaitu belajar dengan orang yang lebih berpengalaman. Ia pun belajar dengan teman, atasan, dan orang baru, hingga Ia menguasai sekian banyak ilmu, bagus ilmu advertising, ilmu virtual advertising, SDM, bahkan sekarang dipercaya menjadi salah satu konsultan virtual advertising.

Pencapaian yang usai diraih

Hingga ketika ini, Arup usai membuka usaha produk kulit yang Ia beri nama Gladiss Reptile, usahanya ini usai mempekerjakan 25 orang di Banyuwangi dan dalam keadaan dekat produksinya juga akan dilakukan di Yogyakarta.

“Kondisi tidurku selama ini begitu cuma 2-Four jam, sisanya ya kerja. Sayang banget kalau masih muda tapi tidak cari pengalaman, padahal berlimpah banget pengalaman dan ilmu yang dapat kita pelajari.”

Salah satu kunci keberhasilan

“Kunci keberhasilan yang begitu utama ya doa, apalagi doa keluarga itu penting banget. Terus jangan minder kerja di perusahaan sedikit, Jack Ma aja bilang : kerja di perusahaan sedikit itu dapat mengajarkan berlimpah pengalaman yang berharga. Nanti kalau udah berlimpah pengalaman, baru buka perusahaan sendiri.”

Semoga tulisan ini mampu menemanimu yang merasa sendiri, karena gagal ditolak beasiswa berkali-kali. Yakinlah kalau rezeki terdapat berlimpah jalannya, tak hanya lewat beasiswa 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini ialah kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya ialah tanggung jawab pengirim.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close