Berawal dari Ngajakin Temen Nongkrong, Berujung Viral dan Tuai Pujian. Ngakak!

Jadi viral dan terkenal benar benar tidak terdapat rumusan pastinya. Terkadang, berawal dari suatu keisengan saja dapat berbuah jadi terkenal dan disoroti berlimpah orang. Belakangan ini di Instagram, sedang berlimpah tagar #yhachallenge yang cukup menghibur. Video berisikan seseorang yang menyampaikan line up atau guyonan kemudian ditanggapi oleh kawan-kawannya yang kemudian berteriak, “Yhaaaa!!!”

Berbeda dengan Yha Problem lainnya, seorang pria asal Banyumas membuat video kocak dengan logat ngapak. Meski logat ngapak sering dibilang lucu dan ditertawakan, namun pria yang diketahui bernama Alan Asprila tersebut justru membuat segalanya terlihat herbal. Alan yang berhasil dihubungi tim Hipwee pun mengaku kalau videonya yang kini viral hanya berawal dari keisengan. Sambil ketawa menyimak videonya berikut, baca uraian Hipwee Hiburan sampai habis, ya!

1. Berawal dari menyimak video serupa di @bangijal.television, Alan setelah itu terinspirasi bikin video serupa. Tapi kali ini dia ingin pakai bahasa ngapak

2. Alan tidak segan-segan mengajak pemuda-pemuda di desanya buat berkontribusi dalam video. Meski mereka terbilang tidak seumuran, namun tidak terdapat rasa enggan buat primary bareng

three. Alan yang dalam video berikut mengenakan kaus berwarna putih mengaku kalau biasanya mereka merekam video lucu-lucuan sebelum primary bola di lapangan desa

four. DM dan request pun mulai berdatangan dari para follower barunya. Berlimpah yang mulai ketagihan menonton kocaknya pemuda desa dari Wangon, Banyumas tersebut

five. Akhirnya mereka membuat singkatan nama-nama daerah yang terdapat di Banyumas, Cilacap, dan Purwokerto. Orang lokal wajib ketawanya sangat ngakak nih! 😀

6. Tidak hanya singkatan biasa, Alan dkk. pun mempersembahkan sentuhan baper di setiap guyonan yang dia rekam. Bikin yang nonton ngakak sambil kegelian~

7. Tidak berhenti sampai di situ saja, Alan juga bikin pantun ala ngapak yang kental banget sama kearifan lokal Banyumas

eight. Jumlah follower yang meningkat pesat membuat Alan jadi banjir permintaan endorse. Namun selama ini dia mengaku tidak mematok tarif, bahkan kalau terdapat anak sekolah mau mengiklan, dia memberi gratisan

nine. Berkat viralnya karya ini, Alan dkk. berencana melebarkan sayap ke YouTube dan membuat lebih berlimpah lagi video unik dengan anak-anak di desanya

10. Dari adanya peristiwa ini, kita dapat belajar, tidak usah selalu nongkrong di kafe mahal biar viral. Tidak harus pencitraan terlalu dan akting sok-sokan, tampil apa adanya justru bisa berlimpah sambutan

Meski tanpa kemampuan akting yang mumpuni, ternyata Alan dkk. pun dapat mempersembahkan hiburan dengan cara mereka sendiri. Mereka pun tampil herbal dan terkesan tidak dibuat-buat. Wajib daripada seharian primary gawai dan gim on-line, lebih menawan memanfaatkan teknologi untuk mengakrabkan diri dan bersosialisasi dengan orang-orang. Semangat berkarya buat seluruh pemuda Indonesia! Jadi, ora ngapak, ora kepenak, yak! #yhachallenge 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close