9 Adegan Kematian Paling Mengiris Hati Dalam Film Hollywood

0
5

Emosional nyata yang ditimbulkan oleh kisah-kisah dalam sebuah film sering kali membuat kita lupa diri. Rasa sakit itu nyata, guys. Seperti adegan kematian yang disajikan dalam film yang begitu mengiris hati, tapi karena itulah cerita film tersebut menjadi bagus. Berikut adalah beberapa adegan kematian paling menyedihkan dalam film.

Emosional nyata yang ditimbulkan oleh kisah-kisah dalam sebuah film sering kali membuat kita lupa diri. Rasa sakit itu nyata, guys. Seperti adegan kematian yang disajikan dalam film yang begitu mengiris hati, tapi karena itulah cerita film tersebut menjadi bagus. Berikut adalah beberapa adegan kematian paling menyedihkan dalam film.

1. The Land Before Time

Adegan ketika Bambi kehilangan ibunya merupakan bentuk kesedihan yang sempurna. Animasi klasik yang membuat jutaan orang terisak-isak di depan layar saat seorang anak memeluk ibunya adalah film dinosaurus Don Bluth tahun 1988, berjudul The Land Before Time, yang menampilkan adegan paling menyedihkan dalam sejarah kartun. Apa ya yang membuat The Land Before Time menjadi film anak-anak yang menakjubkan?

Dari adegan pertama dalam film Bluth ini melukiskan potret dunia yang sempurna namun seiring waktu berjalan takdir membawa keputusasaan pada kawanan dinosaurus yang kelaparan, hingga mereka berjuang untuk mendapatkan makanan sambil mempertahankan serangan dari predator. Littlefoot (Bambi), si anak dinosaurus selalu merasa aman didekat ibunya yang bijak dan kuat.

Sampai suatu ketika, semuanya menjadi berantakan. Badai besar dan gempa bumi merusak tempat tinggal mereka, dan Littlefoot terpisah dari kawanan. Saat hujan dan guntur turun, dinosaurus kecil yang sedih itu berkeliaran sendirian di tengah pemandangan yang suram, dengan putus asa menangisi ibunya. Ketika dia menemukannya, ibunya sudah diambang kematian. Dino kecil menangis terisak sambil memohon kepada ibunya untuk bangkit, dan ketika ibunya berkata “Aku tidak yakin aku bisa,” Ini merupakan adegan perpisahan yang mengiris hati siapapun yang menyaksikannya.

2. Star Wars: The Force Awakens

Dalam trilogi Star Wars, Han Solo mengalami transformasi heroik. Ketika pertama kali kita mengenalnya, dia seperti seorang bajingan yang membuat penonton gak menyukainya. Tetapi ketika kehadirannya di Return of the Jedi, dia mengalami masa perubahan yang lebih positif, memiliki tujuan, dan cinta dalam hidupnya. Namun nasib Han di Star Wars: The Force Awakensgak sebagus itu.

Apa yang membuat kematian Han merupakan adegan paling menyedihkan dalam sejarah Star Wars, yakni karena ia mati demi putranya. Han dibunuh Kylo Ren untuk menebus anak yang dicintainya.

3. The Green Mile

Almarhum Michael Clarke Duncan merupakan aktor yang fenomenal, tapi satu-satunya film yang akan selalu diingat oleh semua orang adalah adaptasi dari The Green Mile karya Stephen King, di mana ia memerankan John Coffey, seorang narapidana Death Row yang dituduh melakukan kejahatan dengan kemampuan gaib. Film ini dipenuhi dengan banyak momen yang menguras air mata, karena kebaikan, kejujuran, dan belas kasihan Coffey untuk orang lain diperlihatkan sangat kontras dengan perlakuan mengerikan yang ia terima dari masyarakat.

Namun, gak ada yang sebanding dengan adegan yang sangat memilukan di akhir film, di mana Coffey dieksekusi di kursi listrik. Coffey meminta untuk gak ditutup wajah dan matanya, karena dia takut akan gelap, atau adegan close-up Coffey dan Paul Edgecomb yang diperankan Tom Hanks, ketika mereka saling meremas tangan, sebagai salam perpisahan.

4. Spider-Man (2002)

Ketika Stan Lee dan Steve Ditko menciptakan Spider-Man pada tahun 1962, mereka juga menciptakan kisah terbaik dalam sejarah pahlawan super. Peter Parker hanyalah seorang anak remaja yang egois, hingga egonya yang besar mengakibatkan sosok pamannya terbunuh.

Apa ya yang luar biasa dari film Spider-Man yang rilis tahun 2002 ini? Spider-Man milik Sam Raimi, memiliki adegan kematian yang membuat air mata menetes, dengan memasukkan adegan di mana Peter harus melihat Paman Ben mati, tepat di depan matanya, dikelilingi oleh banyak orang.

5. Jurassic Bark

Kembali di masa jayanya, Futurama terkenal karena memiliki beberapa karya yang membuat penikmatnya meneteskan air mata. Banyak orang yang beranggapan bahwa film Jurassic Bark, yang disebut “episode paling menyedihkan” memang memiliki adegan yang menguras air mata.

Sebagian besar “Jurassic Bark” menceritakan upaya Fry, seorang pria pengirim pizza abad ke-20 yang bangun di masa depan setelah mengalami kecelakaan pembekuan kriogenik, ia mencoba untuk mengkloning anjing kesayangannya dari masa lalu bernama Seymour yang kini telah berpisah dengannya karena hilangnya dirinya.

Pada akhirnya, Fry meninggalkan proyeknya setelah ia mengetahui bahwa Seymour memiliki kehidupan dengan pemilik baru, dan melupakan semua tentangnya. Tapi kemudian, episode itu kembali ke tahun 2000, dan menunjukkan yang sebenarnya, di mana Seymour selalu menunggu kehadiran Fry di depan pintu, hari demi hari, tahun demi tahun, berharap Fry akan datang. Sampai suatu hari, Seymour menghabiskan napas terakhirnya di sana. Jadi teringat film Hachiko, ya.

6. Game of Thrones

Jika kamu pernah mengikuti film Game of Thrones pasti kamu tahu ada adegan yang menghancurkan hati ketika Hodor mengalami sekarat saat mengorbankan dirinya untuk melindungi Bran, orang yang dicintainya.

7. Black Panther

Black Panther merupakan film paling fenomenal tahun 2018, dan mungkin sebagian besar kesuksesannya itu dipengaruhi oleh tokoh antagonis bernama Erik Killmonger, yang diperankan oleh Michael B. Jordan. Killmonger lebih dari sekedar karakter yang hebat, karena seperti yang diberitakan oleh The Atlantic, ceritanya juga melambangkan budaya Afrika tentang perdagangan budak Trans-Atlantik.

Killmonger menyebutkan bahwa ayahnya adalah orang Wakandan yang selalu memuji keindahan alam tanah airnya. Dalam penderitaannya, T’Challa kemudian membawa Killmonger yang terluka ke atas gunung, sehingga mereka dapat menyaksikan matahari terbenam bersama, dan menawarkan untuk menggunakan teknologi medis canggih Wakanda untuk menyembuhkannya. Killmonger menolak untuk diselamatkan. Sebaliknya, ia meminta untuk dikuburkan di laut, untuk mengenang leluhurnya yang melompat dari kapal budak dalam perjalanan ke Amerika, dia percaya bahwa kematian lebih baik daripada dipenjara.

8. The Lion King

Disney jagonya membuat animasi yang mengiris hati para penontonnya. Mungkin ketika kamu nostalgia dengan film The Lion King, hal pertama yang kamu ingat pasti soundtrack lagunya “Circle of Life“. Namun, ada satu hal yang membuat hati teriris, yakni kematian Mufasa yang sangat traumatis, si ayah Simba, yang mati-matian bertahan dari penyerbuan saudaranya sendiri, Scar.

Sebagian besar penikmat film menganggapnya sebagai kematian paling ikonik dalam sejarah film. Kehidupan Simba hancur berkeping-keping, ketika dia harus meratapi jasad ayahnya.

9. Avengers: Infinity War

Avengers: Infinity War menjadi crossover sinematik paling ambisius yang pernah ada, itu karena, setidaknya setengah dari pahlawan super favorit banyak orang terbunuh oleh seorang penjahat bernama Thanos.

Namun, kejutan terbesar dari film ini adalah ketika beberapa pahlawan super berubah menjadi debu. Terutama adegan memilukan ketika menyaksikan Peter mati-matian berpegang teguh pada kehidupan, terutama ketika dia memberi tahu Tony Stark, “Saya merasa tidak enak,” dan akhirnya, “Saya tidak ingin pergi,”

Dalam sebuah film, terkadang menghilangkan karakter peran yang penting memang dibutuhkan, selain untuk membuat para penonton marah, adegan kematiannya yang menyakitkan juga bisa membuat penonton tersedu-sedu. Adakah adegan kematian dalam film yang membuatmu mengusap air mata?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here