6 Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakukan Kalau Tak Ingin Temanmu Satu Persatu Menghilang

Setelah keluarga, sahabatmu lah yang menjadi pelipur lara dan penat ketika kamu sedang dirundung kejenuhan menjalani hari-hari. Walau salah satu dari kalian pernah punya pasangan, tapi sosok kehadiran sahabat masuk akal memiliki peran tersendiri untuk hidupmu. Sampai-sampai sahabatmu pernah menjadi bagian keluargamu juga, karena orang tua yang juga saling akrab.

Awal mula hubungan persahabatan dapat terjalin masuk akal dimulai dari perteman biasa, namun lambat laun karena kecocokan yang kalian miliki yang membuat kedekatan kalian menjelma menjadi hubungan persahabatan. Bahkan cinta pun dapat hadir dimulai dari pertemanan. Maka dari itu, mulailah menjaga hubungan pertemanan yang kamu miliki ketika ini. Jangan biarkan satu persatu teman yang dirasa cocok denganmu menghilang hanya karena sifat-sifatmu yang kecil menyenangkan, agar hal itu tak terjadi sebaiknya hindari 6 hal ini.

1. Lupa menjalin komunikasi dengan temanmu secara berkala. Padahal komunikasi itu kunci, meski obrolan kalian tidak jarang tidak penting atau tidak kelihatan

Chat yang tidak kelihatan justru dapat menjadi pengait by the use of Www.unsplash.com

“Eh lo tau tidak siihh?”

“Kenapa tuuw?”

“Sugus kalo dibalik tetep sugus”

“Yehh bocah suka tidak kelihatan, gabut ni anak kayanya”

“Iya kangen:(“

Ketika kamu harus menjalankan kewajiban di kota atau negara lain yang membuat kalian terpisah, tak lagi dapat sering bertatap muka, ataupun saling curhat di kamarmu. Jangan jadikan hal tersebut sebagai penyebab renggangnya kedekatan hubungan kalian, itu lah mengapa pentingnya komunikasi di antara kalian berdua. Meski yang namanya teman dekat tidak jarang jarang berkomunikasi by the use of chat, tapi tetap akrab ketika bertemu.

Namun kamu pun jangan ragu mengganggunya dengan pesan singkat, karena hal itu lah yang membangun komunikasi di antara kalian. Meski hanya obrolan tidak penting atau hanya sekedar kecil menyapa tidak terdapat salahnya kok. Karena dapat jadi, komunikasi yang dilupakan membuatmu dapat kehilangan mereka perlahan.

2. Tidak boleh amat berpikiran tertutup, mengingat setiap orang wajib memiliki cara berpikir yang berbeda-beda

Jangan closeminded by the use of Www.unsplash.com

Setiap orang memiliki cara berfikirnya masing-masing. Paling juga dengan kamu dan teman-temanmu. Menyatukan berlimpah kepala jadi satu masuk akal tidak mudah, untuk itulah perlu toleransi dan menghargai perihal bagaimana mereka memandang sesuatu hal. Ingin memiliki hubungan persahabatan tapi kamu sendiri tidak dapat terima perbedaan, bagaimana dapat? Jangan amat berpikiran tertutup, kamu harus memiliki pikiran yang terbuka. Dengan paling, mereka juga nyaman di dekatmu karena kamu nggak akan paling saja menghujat apa-apa yang menurutmu nggak seirama denganmu.

three. Ketika teman-temanmu seringnya curhat ke kamu, dirimu tak mengambil hikmah dari semua kisah itu, tapi malah menjadikannya bahan adu domba

Jangan terdapat adu domba diantara kita by the use of Www.unsplash.com

Mau memiliki berlimpah teman harus pakai cara yang tulus, ketulusan ibarat magnet yang keren mereka mendekatimu. Sebuah kesalahan besar ketika kamu membocorkan apa yang nggak harusnya dikatakan ke teman baikmu perihal teman-teman yang lain, kalau hal tersebut dapat memantik perselisihan antara mereka. Kalau lagi ngumpul masuk akal rasanya pernah terlena dengan arus bergosip tapi kamu tetap harus tahu batasan dan dapat jaga rahasia.

Kalau masuk akal itu bukan ranah kamu untuk ikut campur, sebaiknya masuk akal hanya dalam batas cukup tahu saja. Coba bayangkan ketika kamu membocorkan curhatan temanmu ke teman yang lain, bukan hal yang tak mungkin mereka akan menaruh rasa nggak percaya lagi padamu untuk dijadikan tempat curhat.

four. Ketika pernah mencapai kesuksesan yang selama ini diimpikan, kamu amat sombong dan tak dapat menyusaikan diri dengan teman-temanmu

Tetap ingat sobat misqueen by the use of Www.unsplash.com

Jangan mentang-mentang kamu pernah lebih menarik, kemudian kamu jadi lupa diri dan besar kepala. Kamu jadi tidak dapat lagi diajak ketempat nongkrong yang merakyat, karena kesuksesan yang kamu miliki kamu pun jadi lupa untuk tetap right down to earth. Kemampuan menyesuaikan diri ketika kamu pernah terdapat satu tingkat di atas mereka, kelihatan nggak akan membuat teman-teman meninggalkanmu, karena mereka akan tetap merasa bahwa dirimu masih tetap asyik dan bersahaja.

five. Susah meminta maaf dan selalu mencari dalih, agar kamu nggak disalahkan

Jangan susah minta maaf by the use of Www.unsplash.com

Orang bijak beranggapan bahwa minta maaf itu tidak susah, tapi yang susah yaitu mengakui kesalahan.

Pemberani merupakan yang mampu mengakui kesalahannya. Jangan karena dia temanmu yang pernah tau bagus dan buruknya kamu, kemudian kamu menggampangkan urusan ‘minta maaf’ ketika kamu masuk akal salah. Alih-alih minta maaf, kamu malah menyiapkan berlimpah pembenaran untuk membela diri, agar seolah-olah di mata temanmu yang lain dirimu korban dan dia pelaku kejahatannya. Jangan takut minta maaf dan mengakui kesalahan, karena itu bentuk tanggung jawab dari kesalahan yang pernah kamu perbuat padanya, toh nggak terdapat istilah minta maaf hanya memperkeruh kondisi.

6. Egois dalam ketika bercandaan. Kamu bercandanya keterlaluan, tapi kalau dibercandaain balik seringnya marah

Bercanda lo tidak asik by the use of Www.unsplash.com

Hal inilah yang sering menjadi kendala dalam hubungan pertemanan, karena kita menyimpan rasa kesal sendiri terhadap teman sejawat yang egois kalau sedang melempar canda. Seakan hanya kamu yang boleh meledek sedangkan teman yang lain nggak boleh melakukan hal itu kepadamu. Seringnya bercanda di luar batas, tapi kamu anggap itu biasa saja namun ketika teman yang lain melakukan hal itu padamu, kamu lantas marah. Lho, tidak heran deh kalau temanmu pun jadi malas amat dekat denganmu.

Mencari satu teman lebih susah daripada mencari seribu musuh. Apalagi kalau memiliki temen yang pernah seiya sekata denganmu, pernah sepatutnya kamu jaga hubungan itu dengan bagus. Jangan percaya pada anggapan ‘masih berlimpah teman yang lain’ iya sih masih berlimpah tapi kalau kamu sering melakukan hal-hal diatas, apakah temanmu yang berlimpah itu masih tetap ingin berteman denganmu?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close