6 Hal yang Harus Kamu Sadari Saat Rasa Takut Kehilangan Pasangan Mulai Menguasai

Cinta sungguh sungguh dapat tiba-tiba datang dan setelah itu merubah hidupmu dalam kondisi yang nggak dapat diprediksi. Sejak kenal cinta, hidupmu sungguh sungguh lebih berwarna dan dinamis. Selalu terdapat kisah dan pengalaman baru dari kehadiran cinta itu sendiri. Urusan percintaan sungguh sungguh kadang tidak dapat ditebak, terdapat yang mulus-mulus aja sampai berjalan tahunan tapi dapat kandas juga atau bahkan yang udah sahabatan lama, eh dapat saling jatuh cinta juga.

Kalau bahas cinta, segala kemungkinan selalu dapat terjadi. Ketika kamu telah menemukan orang yang akurat, wajar kalau kamu menaruh perasaan terdalam padanya. Bahkan tidak segan-segan menyebut dia yaitu sumber bahagia dan semangatmu. Tidak terdapat yang salah kalau sungguh sungguh cinta itu mempersembahkan dampak yang positif terhadapmu. Asal kamu tetap harus memiliki pendirian, jangan sampai cinta yang kamu rasakan lambat laun membuatmu kehilangan dirimu sendiri karena rasa takut kehilangan yang mulai menghantuimu dan membuat dirimu menjadi orang yang jauh berbeda dari dirimu yang sebenarnya. Ketika rasa takut kehilangan mulai menguasaimu, 6 hal ini harus kamu sadari.

1. Itulah mengapa terdapat anggapan bahwa mencintai secukupnya saja, karena sekedar cukup itu yang menenangkan

Mencintai secukupnya by way of Www.unsplash.com

Segala yang berlebih sungguh sungguh tidak menawan, begitupun sama halnya dengan yang namanya cinta. Mencintai amat juga tidak menawan, karena hal itu dapat membuatmu mudah sakit hati dan rapuh. Orang yang sedang cinta-cintanya dapat mendadak jadi melonkolis, tidak heran deh kalau jadi gampang galau dan sensitif, ya penyebabnya karena cinta itu sendiri yang melahirkan rasa takut kehilangan.

Kamu sungguh sungguh tidak dapat merencanakan mau jatuh cinta sama siapa, karena rasa itu pun hadir seringnya tanpa permisi. Namun mencintai dengan porsi secukupnya, kamu akan lebih tenang mengendalikan rasa takut kehilangan itu agar tak merugikan pihak manapun.

2. Rasa jenuh wajib terdapat. Tapi kalau sungguh sungguh cinta, harusnya dia nggak akan kalah dengan kejenuhan

Jenuh itu manusiawi by way of Www.unsplash.com

Setiap orang wajib memiliki titik jenuh mereka masing-masing. Entah dengan pekerjaan atau dengan hubungan yang sedang dijalani. Jenuh itu manusiawi kok, tapi jenuh bukan sebab untuk berpisah. Coba lihat kedua orangtuamu yang telah bersama bertahun-tahun lamanya? Mereka tetap dapat utuh dan tidak terkalahkan oleh rasa jenuh. Begitupun kekasihmu.

Kalau dia memiliki cinta yang menawan untukmu, telah wajib dia tidak akan dengan mudahnya pergi hanya karena bosan. Justru cinta yang kian lama, malah semakin menguatkan. Kalau sungguh sungguh dia jenuh, mungkin hanya dengan rutinitas hubungan kalian bukan dengan kamunya.

three. Tidak menutup kemungkinan, kalau rasa takut kehilangan yang kamu rasakan jadi landasan sikapnya yang menyepelekanmu

Jangan amat takut kehilangan by way of Www.unsplash.com

Takut kehilangan wajar adanya, hal itu pun dapat jadi motivasimu untuk mempertahankan hubungan. Namun sebaiknya kamu tidak melakukan itu dengan porsi yang amat. Melakukan semuanya untuk kekasihmu hanya karena kamu takut kehilangan dia, bahkan kamu pun dengan senang hati merubah apa yang terdapat padamu demi menjadi yang dia inginkan.

Rasa takut kehilangan itu seakan menjelma menjadi kelemahanmu bukan hal yang tidak mungkin pasanganmu akan bertindak seenaknya karena dia tahu bahwa kamu memiliki rasa takut kehilangan yang berlebih. Sadarlah kamu tidak semudah itu, karena yang betul-betul mencintai tidak akan amat membuatmu merasa takut kehilangan. Dia pun dengan hati-hati menjaga hatimu.

four. Kamu ingatkan kalau jodoh itu tidak ke mana. Selagi kamu telah berusaha yang terbaik, ya tinggal pasrahkan

Pasrahkan saja pada-Nya by way of Www.unsplash.com

Kamu perlu ingat sebuah petuah lama yang mengatakan kalau jodoh itu tidak kemana. Mau seberusaha apapun kamu bertahan, mau setakut apapun rasa kehilanganmu, mau secocok apapun kalian. Kalau sungguh sungguh takdir kalian nggak digariskan bersama, ya mau gimana? Kalau kehilangan cintanya harus kamu terima, tandanya dia sungguh sungguh nggak diciptakan untukmu.

Yang perlu kamu lakukan yaitu mencintai sebaik-baiknya, karena hal itu juga dapat berdampak menawan untukmu kelak. Mencinta sebaik-baiknya beda dengan mencintai amat tapi mencintai dengan cara menawan yang selalu membuat pasanganmu bahagia. Biarkan kalau sungguh sungguh dia sering buat hatimu patah, toh kamu juga telah mencintai dia dengan menawan. Tinggal tunggu saja, karma menawan menghampirimu.

five. Nikmati dulu hubunganmu dengan dia sekarang, semakin amat takut kehilangan malah semakin kamu rugi sendiri

Nikmatin aja dulu by way of Www.unsplash.com

Semakin dalam rasa cinta, semakin besar juga ketakutan yang terdapat. Jangan menjadikan pasanganmu poros kebahagiaanmu, sebelum bersama dengannya kamu pun telah bahagia. Matahari tetap terbit dan dunia ini belum berakhir hanya karena dia pergi darimu.

Cinta yang meluap-luap dan rasa takut yang berlebih telah wajib membuatmu menjadi posesif, justru itu yang membuat pasanganmu akan lelah meladeni sikapmu, maksudnya mencintai tapi malah jadi rugi sendiri. Cinta seharusnya mendewasakan, bukan untuk membuatmu takut kehilangan cintanya amat.

6. Mencintai tanpa rasa takut kehilangan yang berlebih yaitu ketenangan, karena sungguh sungguh kamu tidak dapat memaksa seseorang untuk mencintaimu

Mencintai tanpa takut kehilangan berlebih yaitu ketenangan by way of Www.unsplash.com

Amat takut kehilangan artinya kamu sedang tidak percaya dengan kesetiaan pasanganmu. Ketika kamu berani menaruh kepercayaan dengan kekasihmu, disitulah ketenangan dimulai. Tidak terdapat lagi sugesti buruk yang membuat berpikir yang bukan-bukan. Kamu tidak perlu jadi posesif karena rasa cintamu secukupnya tapi cara mencintaimu sebaik-baiknya. Kamu tidak perlu takut kehilangan, karena kamu percaya kalau dia sungguh sungguh untukmu dia pun tidak akan pergi.

Tidak merasa takut kehilangan bukan karena tidak sayang atau tidak cinta, mungkin rasa takut kehilangan sungguh sungguh terdapat tapi sebaiknya rasa itu tetap pada kadar yang tidak amat. Bukankah kamu akan mencintai lebih tenang ketika kalian saling mempercayai?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close