6 Hal yang Ada Dipikiranmu Saat Memutuskan Merantau dan Meninggalkan Ayah-Ibu

Biasanya setelah lulus SMA dan hendak melanjutkan kuliah, orang akan memikirkan untuk merantau ke kota orang. Umumnya pilihan ini muncul pada mereka yang berasal dari kota-kota sedikit yang belum punya universitas ternama di daerahnya. Sebab lain yaitu mencari pengalaman hidup karena bosan sejak sedikit hanya berkutat di situ-situ saja.

Apapun alasannya merantau sekarang usai menjadi salah satu pilihan utama bagi seseorang –tidak terkecuali kamu. Namun apabila diingat kembali, ramai hal yang kamu pertimbangkan ketika memutuskan merantau. Nah beginilah kiranya gambaran 6 hal yang terdapat dalam pikiranmu ketika kamu memutuskan merantau dulu. Ketidak tegaanmu meninggalkan ayah–ibu yang sangat membikin galau.

1. Terdapat rasa sedih melihat Ibu sendirian mengurus rumah kala ayah bekerja, tapi mau bagaimana lagi

Tidak tega meninggalkan orang tua by means of www.unsplash.com

Hal utama yang kamu pikirkan yaitu ibu di rumah. Kamu sejatinya tidak tega meninggalkannya sendiri alasan meski masih terdapat adik dan ayah namun sesekali rindu kepadamu membuatnya merasa sepi. Dulu, terdapat kamu yang suka membantu-bantu urusan rumah meski hanya sekadar mengepel lantai dan mencuci piring, tapi sekarang hanya dia seorang. Sejatinya kepada ayah, kamu pun tidak tega membiarkan beliau bekerja lebih keras untuk membiayai kuliah dan bulananmu di perantauan. Tapi mau bagaimana lagi, semua demi masa depan yang lebih apik.

2. Keputusan merantau juga berangkat dari waktu di rumah. Terdapat ilmu dan pengalaman hidup yang perlu dikejar demi mewujudkan masa depan yang cerah

Demi masa depan by means of www.unsplash.com

Dari sekian banyak pertimbangkan, semua usai kamu pikirkan apik buruknya. Keputusan merantaumu ini juga apik untuk masa depanmu. Masuk akal sekarang kamu meninggalkan ibu sendirian di rumah dan ayah bekerja lebih keras, tapi semua itu rasanya sepadan dengan apa yang ingin kamu peroleh, ilmu dan pengalaman yang tentunya berguna untuk masa depanmu. Kalau kamu sukses juga mereka senang dan bangga.

three. Usia mudamu dapat sia-sia kalau kamu terus-terusan berada dalam zona nyaman dan dalam pengawasan orangtua

Ke luar dari zona nyaman by means of www.pexels.com

Namun jika dipikir dari segi usia, sekarang kamu usai harus ke luar dari zona nyaman. Bayangkan saja dari dulu kamu tinggal di rumah di mana semua usai tersedia. Kamu kelihatan butuh sesuatu yang baru untuk menempa dirimu menjadi seseorang yang lebih dewasa, yang lebih apik dari sebelumnya.

four. Di balik kesedihan meninggalkan rumah, kamu mengingat lagi cerita sukses orang-orang di perantauan

Asyik merantau by means of www.unsplash.com

Keputusanmu untuk merantau juga terpengaruh dari kehidupan teman-temanmu di rantauan yang sekilas asyik dan seru kala mereka menceritakan kepadamu. Terutama dari perubahan sikap dan kualitas obrolan yang dibicarakan ketika pulang dari rantauan. Dari sana kamu tertarik untuk ikut menempa diri dengan berkuliah di kota orang.

five. Lagipula kalau di rumah, rutinitasmu sebatas itu-itu saja bahkan lebih sering merepotkan orangtua. Ini kelihatan bikin jenuh dan memalukan

Jenuh dan malu by means of www.unsplash.com

Sejatinya kamu tidak masalah jika harus berkuliah di kampung halaman. Tapi dengan segala kenyamanan yang usai disediakan orangtua seringkali membuatmu lupa diri sampai terkadang justru merepotkan orangtua. Seperti halnya ketika SMA, kamu sering pulang larut hanya untuk nongkrong. Tidak seperti di rantauan sekarang, seenggaknya meski sama-sama pulang malam tapi terdapat tugas yang usai selesai dikerjakan atau terdapat diskusi yang tuntas dibahas.

6. Lain halnya dengan yang kamu yang mencari pekerjaan di luar kota. Kesempatan kerja dan gaji yang lebih besar menjadi sesuatu yang susah ditolak

Kesempatan kerja terbuka by means of www.pexels.com

Tidak dapat dipungkiri bahwa keputusan merantau juga dipikirkan masak-masak oleh kamu para pencari kerja. Kamu yang baru saja lulus kuliah wajib juga memikirkan ibu dan ayah di rumah, bukan? Dan kebetulan tawaran sangat menggiurkan datang dari luar kota yang menyediakan kesempatan kerja yang luas dengan gaji yang lebih tinggi dari daerahmu. Harapannya kamu mandiri dan rutin mempersembahkan materi kepada keluarga di rumah.

Itulah beberapa hal yang setidaknya terdapat dipikirkanmu ketika memutuskan merantau –apik dulu maupun sekarang. hal yang sangat memberatkan wajib saja meninggalkan orang tua, tapi mau bagaimana lagi terdapat ilmu yang mesti dipelajari, terdapat cita-cita yang mesti diraih, terdapat masa depan yang kamu mesti genggam. Semua demi membahagiakan mereka.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close