Hiburan

6 Alasan Kenapa Aturan Ganjil Genap Sebenarnya Sulit Banget Diterapkan. Bisa-bisa Malah Tambah Macet

Perhelatan akbar Asian Video games 2018 di Jakarta dan Palembang usai mulai menghitung hari. Ajang olahraga se-Asia yang rencananya bakal dimulai tanggal 18 Agustus itu berhasil bikin pemerintah “sibuk” mempersiapkan ini itu. Di Jakarta sendiri, pemprov usai mulai berbenah bahkan sejak setahun kemudian. Tapi yang begitu keren perhatian ya upaya-upaya mempercantik kota, mulai menutup kali merchandise, mengecat warna-warni pembatas jalan, sampai membuat jalur sepeda yang malah bikin gagal paham.

Selain itu, ternyata pemprov juga memiliki kebijakan lain selama Asian Video games, salah satunya pemberlakuan sistem ganjil genap. Katanya sih, aturan ini dibuat untuk membatasi quantity kendaraan selama perlombaan berlangsung. Tapi, pas uji coba kemarin, dalam 2 jam aja udah terdapat 30-an kendaraan yang tertilang lho. Bahkan pas belum diterapkan aja kebijakan ini udah berlimpah menuai pro-kontra. Tapi ya kalau dipikir-pikir susah juga sih buat diterapkan di kota besar kayak Jakarta gitu. Kira-kira apa aja sih alasannya? Yuk, simak bareng Hipwee Information & Function.

1. Sistem ganjil genap sebenarnya udah rada lama diterapkan di Jakarta. Tapi dianggap sedikit efektif karena mempersulit akses orang yang kantornya terdapat di subject ganjil genap

Sistem ganjil genap di Jakarta by means of wartakota.tribunnews.com

Sebenarnya, pemprov DKI usai lama menerapkan aturan ganjil genap di beberapa ruas jalan. Aturan ini menggantikan sistem three in 1 yang sebelumnya berlaku di sana. Meskipun kayaknya udah lumayan berpengalaman memberlakukan ganjil genap, tapi sistem yang bakal diperluas menjelang Asian Video games ini tetap aja dinilai sedikit efektif. Soalnya berlimpah banget ‘kan gedung perkantoran yang berdiri di area-area dimana ganjil genap diterapkan, kayak misal di Rasuna Mentioned, S. Parman, atau Gatot Subroto. Orang yang biasa lewat situ harus putar otak gimana caranya sampai kantor akurat kondisi.

2. Selain itu, sistem ini juga dianggap sedikit efektif karena pengawasannya susah. Bayangin aja, polisi harus memperhatikan satu-satu plat nomor kendaraan yang melintas

Harus jeli by means of tirto.identity

Kalau dipikir-pikir emang sulit sih, buat tahu mana kendaraan yang platnya ganjil, mana yang genap. Selain karena ukuran platnya sedikit, kecepatan mobil yang melintas juga tidak dapat dipastikan. Kalau pas ngebut, sulit ‘kan mau merhatiin platnya? Jumlah kendaraan dan orang yang bertugas juga wajib tidak sebanding. Malah kasihan tidak sih sama pak polisinya? Belum lagi mereka juga harus fokus sama kendaraan-kendaraan yang melanggar rambu atau lampu merah.

three. Belum lagi sosialisasi yang dirasa sedikit oleh berlimpah orang. Terbukti ‘kan pas uji coba kemarin, dalam 2 jam aja udah puluhan mobil yang tertilang

Udah memakan berlimpah ‘korban’ by means of www.merdeka.com

Seperti yang diberitakan Kompas, hanya dalam kondisi 2 jam aja udah terdapat sekitar 30 mobil yang ditilang petugas karena melanggar aturan ganjil genap. Dika, salah satu pengendara, mengaku kalau dia tidak tahu kalau aturan itu ternyata diperluas menjelang Asian Video games. Di lokasi terpisah, terdapat juga seorang ibu bernama Ade, yang marah-marah setelah ditilang dengan sebab melanggar ganjil genap. Dia marah karena merasa tidak tahu terdapat aturan itu.

Kasus di atas menunjukkan banget kalau sosialisasi ganjil genap ketika Asian Video games emang sedikit. Tapi menurut polisi yang menilang ibu Ade, pengenalan aturan ini udah dilakukan selama 1 bulan. Ya mungkin 1 bulan itu belum cukup ya buat menyosialisasikan sistem ini. Buktinya masih berlimpah banget yang belum tahu.

four. Katanya pemerintah udah menyiapkan tambahan transportasi umum. Tapi kemungkinan malah pada beralih ke ojek on-line. Soalnya di Jakarta emang lebih praktis naik motor, ‘kan?

Lebih praktis naik motor by means of tekno.kompas.com

Seperti dikabarkan Liputan6, pemerintah katanya udah menyiapkan tambahan transportasi umum (bus), untuk warga yang kendaraannya dilarang lewat. Misalnya pekerja, yang kantornya terdapat di subject jalanan ganjil genap. Padahal menurut berlimpah orang, sepeda motor jadi kendaraan begitu praktis di Jakarta setiap kali mereka diburu kondisi. Jadi ya meskipun udah disediakan bus umum, kalau mindset masyarakat masih kayak gitu, yang terdapat busnya malah tidak terpakai. Soalnya pada maunya pakai ojek on-line aja.

five. Dengan adanya pembatasan quantity kendaraan di ruas jalan tertentu, bukan tidak mungkin kemacetan di ruas jalan lain justru bertambah. Karena pada beralih ke sana

Menimbulkan kemacetan di ruas jalan lain by means of bisnis.pace.co

Salah satu cara yang biasanya dilakukan orang ketika kendaraannya tidak boleh melintas yaitu cari alternatif jalan lain. Pastinya mereka pada cari yang jaraknya terdekat ‘kan. Kalau semua orang yang mau lewat ruas jalan A, pada lewat jalan alternatif B, kemungkinan besar jalan alternatif itu bakal macet. Jadi ya percuma, mengurangi kemacetan di jalan A, eh malah menimbulkan kemacetan lain di jalan B.

6. Tidak kecil pihak yang merasa dirugikan, salah satunya perusahaan ekspor impor. Soalnya pembatasan juga berlaku buat kendaraan berat. Distribusinya jadi terhambat deh

Berlaku juga buat kendaraan berat by means of megapolitan.kompas.com

Oh ya, aturan ganjil genap selama Asian Video games 2018 ini ternyata berlaku buat kendaraan roda four ke atas lho. Selain kendaraan pribadi, truk-truk bermuatan juga mau tidak mau kena imbasnya. Perusahaan-perusahaan pengangkutan barang, ekspor impor, atau distribusi, ya kudu rela transaksi bisnisnya kecil terhambat. Kalaupun jalur distribusinya diubah, terdapat risiko kondisi yang mungkin harus dikorbankan.

Ribet juga ya, padahal tujuannya baik, mengurangi kemacetan dan mengantisipasi atlet datang terlambat ke venue. Tapi ternyata tidak kecil pihak yang merasa dirugikan atas aturan ini. Semoga aja pemerintah memiliki jalan keluarnya deh~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close