5 Alasan Menertawakan Kegagalan Itu Perlu. Agar Hidupmu Tak Dihantui Rasa Penyesalan Melulu

Featured Image

Hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita. Hal-hal yang tadinya kita kira bakal menyenangkan terkadang justru malah berjalan buruk sekali. Seberapapun kita mempersiapkan sesuatu untuk berhasil namun apabila Tuhan tak menghendaki, maka kegagalanlah yang akan diterima.

Kegagalan seringkali membuat orang takut untuk mencoba kembali. Tidak lain karena mereka terus dihantui bayang-bayang kesalahan di masa kemudian. Padahal sejatinya terdapat pelajaran yang berharga yang dapat dipetik dari sebuah kegagalan yang bisa berguna di kesempatan kemudian. Untukmu yang masih sering hantu bernama kegagalan, kamu harus berdamai dengan masa kemudian dan mulai menertawakan fase buruk itu dalam kehidupanmu.

1. Tanpa telah memaafkan diri sendiri bayang-bayang kegagalan akan terus membayangimu. jadi, berdamai dengan kesalahanmu di masa kemudian itu perlu

Memaafkan diri sendiri by means of www.unsplash.com

Salah satu cara mengatasi bayang-bayang kegagalan yang kerap muncul dalam ingatanmu yaitu dengan memaafkan dirimu di masa kemudian. Maafkanlah dirimu yang sudah melakukan kesalahan besar di masa kemudian. Pahami bahwa kamu yang dulu sungguh sungguh masih payah dan ceroboh dalam bertindak, tapi yang berlalu biarlah berlalu. Berdamailah dengan dirimu sendiri. Biarkan saja itu timbul tenggelam dalam kepalamu, tapi jangan biarkan itu menganggumu. Tetap fokus gapai mimpi yang kamu ingin wujudkan.

2. Menertawakan kegagalan pasti lebih apik daripada meratapi. Toh dengan tertawa kamu usai mengurangi bebanmu sendiri dan kelegaan wajib perlahan menghampiri

Dibawa ketawa aja by means of www.pexels.com

Salah satu cara yang patut kamu coba untuk menghadapi bayang-bayang masa kemudian yang muncul, ya dengan menertawakannya. Tidak perlu berlebihan serius dalam meratapi kesalahan, kecerobohan, hal yang menyakitkan, dan nasibmu yang buruk itu. Tertawakan saja dirimu yang belum dewasa keadaan itu. Seenggaknya menertawakan kegagalan jauh lebih apik daripada meratapinya. Dan menertawakan hidup kecil dapat membuatmu lega barang sejenak.

three. Jangan malu membicarakannya di hadapan teman-temanmu. Alasan dengan paling sejatinya kamu sudah membagi bebanmu kepada mereka

Bagi bebanmu by means of www.unsplash.com

Sebagian orang malu dan menutup rapat cerita masa lalunya yang kelam. Mungkin itu apik untuk menghindarkanmu dari tersebarnya rahasiamu ke teman-teman selama kamu dapat menanggungnya sendiri. Tapi terkadang terdapat beberapa orang yang tertekan apabila menyimpan masalahnya sendiri. Kalau kamu tipe yang kedua, terdapat baiknya kamu ceritakan saja apabila kamu tidak nyaman menyimpannya sendiri. Selain itu dapat melegakanmu, menceritakan kisahmu ke teman-teman terdekatmu kecil dapat menolong mereka mengenal dan memahamimu.

four. Akan paling susah melupakan kegagalan di masa kemudian. Langkah begitu bijak yaitu dengan mengambil hikmah dan pelajaran darinya

Ambil hikmahnya by means of www.pexels.com

Mengingat-ingat kesalahan atau kegagalan di masa kemudian tidak akan terdapat habisnya, wajib akan selalu menimbulkan ragu untuk melangkah pada dirimu. Memaafkan yaitu cara untukmu berdamai dengannya. Setelah kamu memafkan diri, terdapat hal lain yang harus kamu pungut dari kegagalanmu itu. Yap! Pelajaran atau hikmah di baliknya. Pelajari kesalahanmu, cari skema untuk menghadapinya jika sewaktu-waktu kamu di hadapkan dengan momen yang sama. Agar kamu tidak jatuh untuk kedua kalinya.

five. Tertawa membawa energi positif bagi dirimu. Itulah mengapa orang yang lebih sering tertawa biasanya berumur panjang

Tertawa berlimpah manfaatnya by means of www.pexels.com

Menertawakan kegagalan atau kesalahanmu di masa kemudian jauh lebih apik daripada menyesali dan meratapinya berlebihan dalam. Alasan tertawa itu sendiri berlimpah manfaatnya bagi tubuh. Selain membawa energi positif bagi tubuh, menurut beberapa penelitian tertawa ampuh menangkal stres dan rasa sakit. Tertawa dapat diandalkan untuk mngurangi bebanmu dan membantumu melepaskan amarah sehingga kamu jadi terangsang untuk menjadi orang lebih pemaaf.

Semua orang wajib telah mengalami kegagalan dalam hidupnya, entah karena kesalahannya sendiri atau karena sungguh sungguh kondisi tidak mendukungnya untuk berhasil. Namun kebanyakan dari mereka berlebihan larut dalam meratapinya sehingga bayangan akan kegagalan itu jadi sering muncul dalam pikiran.

Daripada kegagalanmu menghambatmu untuk berkembang meraih cita dan menggapai mimpi, lebih apik berdamailah dengan dirimu sendiri, maafkan dirimu yang kemudian. Agar hidupmu lebih nyaman, tertawakan saja apa yang sudah terjadi. Selalu jalani hidup dengan suasana hati yang satisfied.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close