10 Hewan yang Ditakdirkan Tewas Setelah Bersetubuh. Hidup Memang Sebuah Perjuangan~

Semua mahluk hidup pada dasarnya melakukan proses reproduksi untuk melestarikan keturunan. Tidak terkecuali manusia yang juga punya kebutuhan biologis untuk menghasilkan keturunan. Berbeda dengan manusia yang mengalami proses reproduksi dengan penuh haru dan bahagia, sebagian hewan justru harus meregang nyawa setelah melakukan persetubuhan. Jadi dapat dibilang, tujuan hidup hewan-hewan ini benar benar sekali berhubungan intim kemudian langsung mati.

Bukan karena sebuah insiden nggak sengaja atau dibunuh, namun beberapa hewan yang tewas setelah bersetubuh disebabkan proses biologis juga lho. Sedih benar benar, tapi bagi hewan-hewan tersebut, kematian setelah melakukan seks dapat jadi hal yang wajar. Dikutip melalui Common Science, yuk simak uraian Hipwee Information & Characteristic berikut biar kamu tau ramai!

1. Belalang sembah betina tidak jarang memakan kepala belalang jantan ketika mereka sedang kawin. Tapi di dunia belalang itu bukan kekerasan rumah tangga, cuma perilaku alamiah

Mereka yang memakan kepala pasangannya, menghasilkan telur lebih ramai. by means of gizmodo.com

2. Semua lebah jantan berusaha mati-matian untuk kawin dengan ratu lebah. Meski pada akhirnya selanjutnya, mereka tumbang, kelelahan, dan mati

Lebah jantan tewas setelah berhasil kawin, hidup yang cantik ‘kan? by means of www.perfectbee.com

three. Antechinus melakukan ‘pesta seks’ di musim kawin kemudian tewas karena sistem kekebalannya melemah. Bahkan menurut penelitian terdapat yang seks 14 jam nonstop

Hewan yang mirip tikus ini berjuang sampai mati untuk mengawini sebanyak mungkin betina by means of www.dnbstories.com

four. Serangga strepsiptera (parasit bersayap bengkok) bahkan rela ‘bertukar’ nyawa demi kawin dan menghasilkan keturunan. Pejantan tewas setelah membuahi betina

Betinanya juga tewas setelah menghasilkan anak yang memakannya dari dalam tubuh. by means of www.popsci.com

five. Mamalia phascogale yaitu mamalia terbesar yang tewas setelah kawin. Mereka selalu kehabisan energi untuk membuahi dan berikutnya sistem imunnya melemah

Terkadang mengawini pasangan itu benar benar butuh usaha luar biasa. by means of perthzoo.wa.gov.au

6. Bagai Romeo dan Juliet, narrow opossum Brazil jantan tewas setelah kawin sedangkan betinanya tewas setelah melahirkan. Ah, cinta…

Mamalia ini juga memiliki sistem kekebalan yang paling lemah setelah kawin, sehingga rentan tewas. by means of commons.wikimedia.org

7. Berbeda dari yang lain, laba-laba punggung merah melakukan kawin-bunuh diri. Pejantan rela ditelan oleh betina setelah mereka kawin

Daripada tewas dimakan pemangsa, laba-laba jantan ini lebih mending tewas di tangan pasangannya by means of www.abc.internet.au

eight. Bunglon labordi saling bunuh ketika melakukan hubungan seksual. Akhirnya pejantan dan betina pun mati bersama setelah ‘berhasil’ menghasilkan telur

Kalau tidak saling bertarung, mereka juga akan tewas kelebihan hormon. by means of www.flickr.com

nine. Perjuangan orang tua yang luar biasa dari gurita bawah laut. Pejantan mati setelah reproduksi, betina rela kelaparan sampai mati demi menjaga telur

Spesies graneledone boreopacifica ini bahkan tidak santap 53 bulan demi jaga telur. by means of www.mbari.org

10. Hampir sama dengan gurita, salmon pasifik juga berkorban mati-matian demi menghasilkan keturunannya. Betina mati duluan, pejantan mati kelaparan

Pejantan yang tangguh dan menjaga telur dari serangan musuh. by means of www.macleans.ca

Berlimpah hal yang dapat dipelajari melalui alam. Bahkan sesederhana bagiamana cara hewan bereproduksi pun membuat kita bersyukur terlahir sebagai manusia. Secara biologis, hewan-hewan di atas benar benar ditakdirkan memeiliki perilaku seksual yang bagi manusia sedikit wajar, adalah tewas seketika setelah seks. Namun ternyata dibalik tewasnya pejantan atau betina, terdapat sebuah misi yang mereka utamakan, adalah melakukan reproduksi dan melangsungkan keturunan. Mulia banget ‘kan?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close