10 Hal yang Harus Kamu Pahami Sebelum Memutuskan Menikah Dengannya, Biar Tak Ada Sesal Nantinya

Menikah itu komitmen jangka panjang yang berlaku seumur hidup. Orang yang memutuskan untuk menikah yaitu orang-orang yang berani berkomitmen sepanjang hayatnya untuk menghabiskan keadaan dengan orang yang diyakini menjadi pasangan hidupnya. Menikah bukan sesuatu yang mudah. Menyatukan dua insan dengan ramai perbedaan wajib saja butuh ramai perjuangan.

Sayangnya, tidak semua pernikahan berakhir bahagia. Terdapat yang menikah tapi tidak bahagia, menikah tapi tidak saling cinta, dan menikah tapi pernah tidak saling mengindamkan lagi. Terdapat juga yang akhirnya menyerah, kemudian terpaksa mengikhlaskan hubungan pernikahannya demi kebaikan bersama dan akhirnya berpisah. Bukan bermaksud menakut-nakuti, tapi ini realita yang harus dihadapi. Maka, sebaiknya pahami hal-hal perihal pernikahan ini sebelum kalian memutuskan membangun rumah tangga.

1. Pacaran lama tidak harus berakhir di pelaminan. Pernikahan itu harus didasari keyakinan keduanya untuk saling mencintai dan hidup bersama selamanya

Kita harus yakin bahwa dia yaitu orang yang akan membuat hidup kita bahagia selamanya by means of www.pexels.com

Berlimpah lho orang yang menikah dengan sebab pernah lama berpacaran dan takut tidak mendapatkan pasangan lain meskipun sebenarnya tidak merasa yakin dengan pasangannya. Padahal pernikahan yaitu komitmen seumur hidup. Kamu harus benar-benar yakin bahwa dia yaitu pasangan yang akan share suka dan duka bersama selamanya.

2. Menikah bukan sekedar ingin mengubah pasangan menjadi lebih apik, karena kamu tidak telah dapat mengubah orang lain jadi apa yang dirimu inginkan

Saat keinginan untuk merubah pasangan itu gagal, kamu cuma bakal sedih karena ekspektasi yang amat by means of www.pexels.com

Jangan telah berpikir buat mengubah pasangan jadi yang kamu harapkan, karena itu cuma akan membuatmu merasa kecewa atas ekspektasi yang amat. Daripada berusaha mengubah, lebih apik berusaha menerima pasangan dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Caranya yaitu dengan terus berkompromi.

three. Latar belakang keluarga dapat mempengaruhi kehidupan pernikahan. Wajib terasa susah, saling mencintai dengan orang yang jarang mendapatkan cinta di hidupnya

Pasangan penuh cinta biasanya tumbuh dari keluarga yang penuh cinta juga by means of www.pexels.com

Orangtua yaitu contoh bagi anak-anaknya dalam menjalani sebuah hubungan. Kalau orang tuanya tidak telah saling menunjukkan rasa cinta, anaknya memiliki potensi buat susah mengungkapkan perasaan tersebut juga lho. Bagi dia, cinta itu akan terasa klise dan abu-abu.

four. Kamu harus lebih dahulu selesai dengan diri sendiri. Caranya dengan bersahabat dan memaafkan hal-hal buruk yang telah terjadi di masa sedikit

Hanya diri sendiri yang dapat mengobati luka-luka itu by means of prize2189.check-vestamoney63.mortgage

Berlimpah anak korban perceraian orangtua yang belum selesai dengan diri sendiri dan belum dapat memaafkan orang lain. Ini membuat muncul masalah dalam hubungan seperti perihal kepercayaan pada orang lain. Nah, penting lho untuk menyelesaikan masalah-masalah seperti ini sebelum menikah. Luka harus disembuhkan dan diobati, bukan dipelihara seumur hidup.

five. Banyaknya anak yang diharapkan dan bagaimana cara membesarkan anak juga perlu dibicarakan dengan calonmu lho

Ingin memiliki berapa anak? by means of www.pexels.com

Dia ingin memiliki lima anak sementara kamu cuma mau dua saja. Hal begini dapat jadi masalah di masa yang akan datang. Coba obrolkan dulu deh biar dapat saling merencanakan soal kehamilan dengan lebih matang. Selain itu, kamu juga harus “klop” urusan mendidik anak dengan pasangan. Bagaimanapun, sekalinya memiliki anak, kamu tidak akan dapat memutar keadaan dan menyesalinya. Anak yaitu titipan dari Yang Maha Kuasa kan.

6. Kebiasaan yang apik atau buruk akan dibawa terus seumur hidup, termasuk ke dalam kehidupan pernikahan

Kejutan dari pasangan saat pulang ke rumah by means of spoonuniversity.com

Kalau kamu menikahi orang yang jorok, kamu harus siap-siap melihat cucian piring yang menumpuk dan baju kotor berserakan setiap hari. Nah, kenali dulu deh kebiasaannya sebelum menikah dan perkirakan apakah kamu dapat kompromi dengan itu seumur hidup atau tidak.

7. Karakter seseorang itu tidak akan dapat diubah. Jangan sampai deh tahu dia ternyata pemarah setelah menikah dan mendapat kekerasan setiap hari

Tidak enak kan kalau lagi terdapat masalah malah dian begini ~ by means of www.huffingtonpost.com

Tidak hanya kebiasaan saja, kamu juga harus dapat kompromi dengan karakternya selamanya. Lihat bagaimana cara calon kamu menyelesaikan masalah dan bagaimana dia mengungkapkan rasa marahnya. Ini dapat jadi tanda-tanda untuk memahami bagaimana karakternya lho.

eight. Ambisi soal pekerjaan dapat mempengaruhi kehidupan rumah tangga. Diskusikan  dulu pembagian kerja setelah menikah

Siap mendukung pasanganmu untuk mengejar karirnya? Harusnya pernikahan bukan sebab untuk memendam mimpinya lho by means of www.pexels.com

Apakah istri boleh bekerja dan bagaimana batasannya?

Tidak semua wanita mau jadi ibu rumah tangga saja. Terdapat juga yang ingin memiliki karir supaya lebih mandiri. Tidak terdapat yang salah kok asal dikomunikasikan dengan calon. Saling memahami keinginan dan ambisi karir serta saling mendukung itu lebih apik kan. Pernikahan tidak seharusnya mengorbankan mimpi kamu.

nine. Ternyata, pembicaraan seks harusnya dimulai sejak sebelum menikah. Tidak mau dong setelah nikah, baru tahu bahwa suamimu yaitu homosexual

Obrolan soal seks harusnya dimulai sejak sebelum menikah by means of www.thenest.com

Kehidupan pernikahan tidak lepas dengan hubungan seks. Bukan untuk mengajari melakukan hubungan seks sebelum menikah ya, tapi obrolan soal ini ternyata harus dibicarakan sebelum menikah. Siapa tahu, ternyata calon kamu itu biseksual dan selingkuh dengan teman sesama jenis. Dapat jadi calonmu ternyata mudah bosan dan setelah menikah jadi malas berhubungan intim denganmu.

10. Yang begitu penting yaitu kebiasaan perihal keuangan. Bagaimana caranya menabung dan menghabiskan kocek itu perlu didiskusikan

Mengelola penghasilan harus disepakati bersama by means of unsplash.com

Ini nih yang cukup necessary dalam hubungan rumah tangga adalah soal kocek. Kamu wajib ingin memiliki kehidupan finansial yang stabil untuk berdua dan anak-anak di masa yang akan datang. Tapi, ternyata kebiasaan calonmu yang suka menghamburkan kocek atau berhutang dan tidak tahu caranya menabung dapat jadi masalah besar lho.

Tidak perlu buru-buru menikah dengan calon yang tidak akurat. Menikahlah dengan orang yang akurat di keadaan yang akurat. Pastikan kalian mengenali pasangan dan juga tahu menghadapi kehidupan rumah tangga yang tidak selalu semanis madu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close